Suku Ngalik

Suku Ngalik adalah sebuah distrik kecil yang berada di bawah kabupaten Yahukimo, dengan jumlah penduduk kurang lebih 15000 jiwa, yang dari Wamena dapat ditempuh dengan pesawat Cessna kurang lebih 20 menit, dan dengan jalan kaki kira-kira 4 hari Kehidupan ekonomi masyarakat sangat lemah dan pekerjaan masyarakat sehari hari adalah berkebun.

Pendidikan di suku Silimo sangat minim. Bangunan sekolah SD dan SMP ada di daerah ini tetapi tidak ada guru yang mengajar, guru-guru kontrak yang ditugaskan pada daerah ini hanya datang 2-3 bulan saja lalu mereka pergi dan tidak kembali. Namun YBI telah melatih 8 orang guru paruh waktu untuk mengajar pada sekolah pemerintah, sekaligus menyediakan materi ajar, sehingga sekolah bisa tetap berjalan.

Karena ketidak hadiran guru pemerintah secara rutin, maka banyak murid yang tidak bisa belajar dengan baik dan bahkan banyak yang belum bisa membaca sampai kepada belum lancer membaca maupun menulis.

Survei dan Pertemuan dengan tokoh masyarakat dan pemerintah adalah awal dilakukanya kerja sama. Di Silimo ada satu keluarga missionary yang sudah berpuluh tahun tinggal disana untuk membantu masyarakat setempat di bidang keagamaan dan juga pendidikan usia dini. Buz Maxey sebagai misionari setempat telah memulai kegiatan pendidikan usia dini sejak 11 tahun lalu serta mengadakan program gizi setiap minggu. Beliau mulai bergabung dengan YBI sejak tahun 1995.

 Oleh sebab itu YBI melalui program pendidikan bahasa Ibu yang disponsori oleh pemerintah Finland melalui Wycliffe Finland  melalukan berbagai kegiatan seperti pelatihan guru,  mulai dari berbaris di depan kelas sampai pada masuk pembelajaran aktif di dalam kelas, serta pengembangan bahan ajar bagi literacy anak dan dewasa maupun bahan ajar bagi sekolah formal SD kelas satu, dua dan tiga. YBI mengadakan monitoring dengan mengirimkan beberapa orang guru setiap bulan dan tinggal beberapa waktu guna mengecek perkembangan pendidikan yang ada di Silimo. Pada prinsipnya, pemerintah setempat mendukung program Pendidikan bahasa ibu diterapkan pada sekolah pemerintah di Suku Ngalik.

Ngalik 02 pic.JPG